TRICKLE CHARGING PADA SMARTPHONE 



Apa itu Trickle Charging?
Apa-itu-Trickle-Charging?

Trickle dalam bahasa Indonesia berarti aliran yang kecil atau tetesan sementara charging berarti mengisi daya. Jadi, arti Trickle Charging adalah suatu proses pengisian daya dengan jumlah aliran arus yang sedikit.

Trickle charging dapat terjadi ketika suatu perangkat elektronik yang memiliki baterai terus  menerus disambungkan dengan sumber pengisian daya ketika daya pada baterai sudah terisi penuh, trickle charging terjadi ketika daya pada baterai menurun persentasenya dan saat itu juga perangkat elektronik menarik arus listrik dari sumber pengisian daya.

Trickle charging terjadi ketika ada cell kosong pada baterai maka perangkat elektronik yang sedang disambungkan ke sumber daya akan menarik arus listrik guna mengisi cell yang kosong pada baterai tadi,  ketika baterai penuh maka akan berhenti menarik arus listrik, ketika baterai berkurang maka perangkat akan menarik arus lagi dari sumber pengisian daya. Terus dan terus terjadi seperti itu sampai anda melepaskan perangkatnya dari sumber pengisian daya.

Hal seperti ini umum terjadi pada orang yang memiliki kebiasaan mengisi daya perangkat elektronik terutama smartphonenya pada malam hari, jika daya baterai sudah terisi penuh dan tidak segera melepaskannya dari sumber pengisian daya maka trickle charging akan terjadi sampai anda mencabut  perangkat elektronik tersebut.

"Lantas apakah trickle charging berbahaya?"


Seperti dilansir oleh Battery University membiarkan suatu smartphone terus mengisi daya semalaman mungkin merupakan hal yang buruk, hal ini mungkin akan memberikan dampak yang terasa dalam jangka waktu yang lama.

Baterai pada kebanyakan perangkat elektronik zaman sekarang merupakan baterai jenis lithium yang mana menurut penelitian memiliki tingkat "stress" yang sensitif, jadi bisa dikatakan jika terus disambungkan dengan sumber pengisian daya ketika daya baterai sudah penuh maka cell yang terdapat pada baterai akan rusak dampaknya adalah anda akan kehilangan kapasitas sesungguhnya dari sebuah baterai


Hal tersebut merupakan hal yang wajar karena setiap perangkat elektronik terutama baterai memiliki masa pakai yang disebut dengan cycle count. Jenis baterai Lithium biasanya memiliki cycle count sekitar 300 hingga 500 kali charge, jika sudah lebih dari itu maka performa atau kapasitas sesungguhnya dari sebuah baterai akan berkurang
. Hal ini disebabkan oleh cell kosong yang terdapat pada baterai tidak dapat diisi lagi.


Kesimpulannya adalah, lebih baik anda menghindari trickle charging dengan cara menggunakan stopkontak timer ataupun dengan mengisi daya seperlunya saja, karena trickle charging memiliki dampak yang buruk terhadap baterai jika terus dilakukan dalam jangka waktu lama.