Pendahuluan
Teknologi blockchain mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu dan mulai menjadi perhatian banyak orang. Blockchain adalah sebuah teknologi yang memungkinkan terjadinya pertukaran data dan uang secara peer-to-peer (P2P) tanpa perlu melalui pihak ketiga seperti bank atau lembaga keuangan lainnya.
Blockchain merupakan sebuah sistem terdistribusi (distributed ledger technology) yang mencatat setiap transaksi yang terjadi dalam sebuah jaringan secara terdesentralisasi. Setiap node (komputer) dalam jaringan tersebut memiliki salinan lengkap dari ledger (buku besar) yang mencatat semua transaksi, sehingga tidak ada satu otoritas tunggal yang mengontrol atau memonitor jaringan tersebut.
Baca juga : Bagaimana Blockchain Dapat Mengubah Industri Keuangan?
Apa kelebihannya dan bagaimana cara kerjanya?
Salah satu kelebihan dari teknologi blockchain adalah transparansinya. Setiap transaksi yang terjadi dalam jaringan tersebut dapat dilihat oleh semua orang yang terhubung ke jaringan tersebut, sehingga tidak ada peluang terjadinya penipuan atau kecurangan. Selain itu, teknologi ini juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena setiap transaksi yang terjadi dalam jaringan tersebut harus diverifikasi oleh seluruh node yang ada dalam jaringan sebelum dapat ditambahkan ke dalam ledger.
Cara kerja teknologi blockchain dapat dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu:
- Penciptaan transaksi: Pada tahap ini, seseorang yang ingin melakukan transaksi akan mengirimkan permintaan transaksi ke jaringan blockchain. Permintaan tersebut akan disertai dengan informasi mengenai siapa pengirim dan penerima dana, serta jumlah dana yang akan ditransaksikan.
- Verifikasi transaksi: Setelah permintaan transaksi dikirimkan, seluruh node yang ada dalam jaringan akan memverifikasi kebenaran transaksi tersebut. Verifikasi ini dilakukan dengan menggunakan kriptografi dan algoritma konsensus yang telah ditentukan sebelumnya. Jika transaksi tersebut valid, maka akan diteruskan ke tahap selanjutnya.
- Penambahan transaksi ke dalam blockchain: Setelah transaksi terverifikasi, maka akan ditambahkan ke dalam blockchain (ledger) sebagai sebuah blok baru yang berisi informasi mengenai transaksi tersebut.
- Penyebaran blok baru ke seluruh node dalam jaringan: Setelah blok baru ditambahkan ke dalam blockchain, maka akan disebarkan ke seluruh node yang ada dalam jaringan. Setiap node akan menambahkan blok tersebut ke dalam ledger mereka masing-masing sehingga setiap node memiliki salinan yang sama dari ledger.
- Konfirmasi transaksi: Setelah blok baru disebarkan ke seluruh node dalam jaringan, maka transaksi tersebut dianggap telah selesai dan dikonfirmasi. Selanjutnya, transaksi tersebut tidak dapat diubah atau dibatalkan lagi karena sudah tercatat secara permanen dalam ledger yang disimpan di setiap node dalam jaringan.
